21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Mengenal Jenis-jenis Pengobatan Kanker

Kategori: Kanker, Pengetahuan obat 5 Komentar

pengobatankankerPengobatan kanker sangat tergantung pada jenis, lokasi dan tingkat penyebarannya. Kesehatan umum dan preferensi pasien juga menjadi bahan pertimbangan. Tiga jenis pengobatan kanker secara medis adalah pembedahan, radioterapi dan kemoterapi. Pengobatan tersebut ditujukan untuk menghilangkan sel kanker atau menghancurkannya dari tubuh. Biasanya, kombinasi lebih dari satu jenis pengobatan diperlukan.

Pembedahan (Operasi)

Pembedahan adalah jenis pengobatan kanker yang paling tua. Pembedahan dapat efektif menghilangkan beberapa jenis kanker, tetapi tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Bila kanker masih terlokalisasi di satu tempat, pembedahan dapat dilakukan dengan aman untuk membuang kanker beserta jaringan di sekitarnya yang terkena. Bila kanker telah berbentuk tumor yang menyebar ke bagian lain dari tubuh (metastase), tumor tersebut tidak dapat dibuang tanpa merusak organ penting tubuh yang terkena, misalnya hati atau otak.

Radioterapi

Radioterapi adalah pengobatan menggunaakan radiasi sinar-X, sinar gamma atau elektron khusus yang menghancurkan sel-sel kanker sehingga tidak dapat berkembang lagi. Penyinaran ini biasanya tanpa menimbulkan rasa sakit. Pengobatan dengan radioterapi dapat dilaksanakan tersendiri atau dikombinasi dengan terapi lainnya, misalnya pembedahan. Kombinasi pembedahan dengan radioterapi biasanya hanya dilakukan terhadap tumor yang belum menyebar.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan khusus untuk mematikan sel-sel kanker. Obat-obatan tersebut dapat diberikan melalui injeksi, pil atau sirup yang diminum, dan krim yang dioleskan pada kulit. Kemoterapi biasanya dilakukan terhadap kanker yang sudah menyebar ke bagian-bagian tubuh lain. Bila dikombinasi dengan pembedahan, kemoterapi dilakukan pasca-operasi untuk memastikan semua sel kanker telah terbunuh. Beberapa jenis kemoterapi dapat menimbulkan efek samping seperti rambut rontok, mual-mual, badan lemas dll, tetapi pengaruh tersebut umumnya dapat diminimalkan dengan pemberian obat lainnya.

Pengobatan lainnya

Jenis pengobatan kanker lainnya adalah dengan terapi biologis dengan menggunakan protein yang merangsang peningkatan produksi sel darah putih. Berbeda degan kemoterapi yang menyerang sel-sel kanker secara langsung, terapi biologis menghilangkan kanker secara tidak langsung dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Terapi alternatif dengan obat-obatan herbal seperti keladi tikus dan habbatussauda juga dipercaya dapat memberikan efek peningkatan kekebalan tubuh yang sama dan efek-efek lain yang mirip dengan kemoterapi.

Terapi hormon juga seringkali dilakukan untuk mengatasi kanker payudara dan kanker prostat. Hormon estrogen dapat mendukung pertumbuhan kanker payudara, seperti halnya hormon testosteron dapat merangsang perkembangan kanker prostat. Obat-obatan yang menekan produksi estrogen dan testosteron digunakan untuk memperlambat pertumbuhan kanker. Pada beberapa kasus, produksi estrogen dan testosteron ditekan dengan pembedahan, yaitu dengan membuang ovarium dan testikel yang berperan memproduksi kedua hormon tersebut.

Image source: casamelo


Rekomendasi: 

Keladi tikus, siapa yang tidak tahu khasiatnya sebagai obat alami untuk kanker? Herbagold Tifony Plus adalah tablet yang berisi ekstrak keladi tikus (typhonium fiegelliforma), bawang sebrang (eleutherine americana), kunyit putih (curcuma zadoria), mahkota dewa (phaleria macrocarpa), benalu teh (scurulla atropurpurea), dan jahe putih (curcuma mangga).

Manfaat: menghambat pertumbuhan sel kanker, memperbaiki sistem imunitas melawan duplikasi sel-sel ganas, mereduksi reaktivitas radikal bebas penyebab kanker, dan menghambat efek samping kemoterapi.

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Penyakit yang Paling Umum pada Anak – Bag 3
  • Tikar Busa Warna-Warni Mungkin Berbahaya untuk Anak Anda
  • Keladi Tikus: Obat Herbal untuk Kanker
  • Tumor, Neoplasma atau Kanker?
  • 11 Faktor Risiko Kanker Payudara

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

5 Komentar utk “Mengenal Jenis-jenis Pengobatan Kanker”

  1. anita says:
    20 April 2011 at 7:07 pm

    dok,kemarin saya lihat pd pyudara anak saya sbelah kriri ada benjolan sebiji jagung,anak saya msih berumur 9bln,, apakah kemungkinan terkna kanker dok ataukah hanya kelenjar?? saya jg merasakan ada keanehan pada payudara kanan atas saya,,dulu d ketiak jg ada benjolan mula2 sebiji jagung,, tp kelamaan mulai membesar sebiji rambutan,tp setelah saya beri obat herbal benjolan d ketiak sdah berangsur mengecil. tapi sejauh ini saya belum memeriksakan diri ke dokter karena saya takut menghadapi kenyataan jika memang saya terkena kanker. apakah kemungkinan saya & anak saya terkena kanker?? karena dalam riwayat keluarga memang ad yg terkena kanker. terimakasih sebelumnya.

  2. dr Salma says:
    22 April 2011 at 11:00 pm

    @anita, benjolan kecil pada bayi (laki2 atau perempuan) biasanya karena pengaruh hormon estrogen dari ibunya. Nanti setelah dia bertambah besar dan mengembangkan hormonnya sendiri, benjolan akan menghilang sendiri. Kalau benjolan pada payurada kanan atas Anda, perlu diperiksa lebih lanjut karena bisa saja merupakan kanker. Makin cepat makin baik agar tidak terlambat ditangani. Tidak semua benjolan di payudara adalah kanker. Banyak yang sebenarnya adalah kista atau tumor jinak (fibroadenoma). Kista adalah benjolan berisi air yang biasanya lunak dan menimbulkan rasa sakit terkait dengan siklus menstruasi. Fibroadenoma terasa lebih padat dan umumnya tidak menimbulkan sakit.

  3. anita says:
    25 April 2011 at 7:07 pm

    terimakasih atas nasihat dokter.saya ingin menambahkan dok,,kalau saya tidak menyusui dkrenakan sewaktu sy melahirkan saya sakit, dn hrs d rawat d RS. dan sampai skr saya masih ad mslh dg ISK saya yg mengharuskan sy minum obt,shg tdak memungkinkan untuk menyusui. yg ingin saya tanyakan lg.apakah hormon estrogen pd diri saya msi berpengaruh thdp anak sy sprti yg dokter katakan sedangkan saya tidak menyusui?
    karena sy sangat khawatir terkait benjolan pd payudara anak sy,, bahkan sebelum berkonsultasi dg dokter kmrin,sy berniat memeriksakan benjolan tersebut.

  4. dr Salma says:
    26 April 2011 at 2:11 pm

    @anita, hormon-hormon dari ibu dialirkan ke tubuh bayi melalui plasenta sebelum kelahiran. Jadi, meskipun tidak menyusui tetap terpengaruh. Dalam beberapa minggu pertama akan pelan2 menghilang benjolan payudaranya.

  5. anita says:
    26 April 2011 at 5:21 pm

    terimakasih banyak dok, nasehat dr dokter sangat bermanfaat untuk saya.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.