21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

Cara Menghilangkan Kutu Rambut

Kategori: Kesehatan Anak 10 Komentar

“Mama, kepalaku gatal!”

Para ibu yang memiliki anak usia sekolah seringkali mendengar keluhan tersebut. Setelah diselidiki, penyebabnya umumnya adalah kutu rambut. Anak-anak biasanya mengeluhkan masalah kutu rambut pada usia taman kanak-kanak dan SD, tertulari oleh teman sekelasnya.

Kutu rambut adalah serangga pengisap darah. Berbeda dengan nyamuk, kutu rambut adalah parasit permanen yang menggantungkan hidupnya pada satu orang. Seekor kutu rambut betina sepanjang hidupnya meletakkan sekitar 140 telur. Telur-telur itu secara acak dilengketkan pada pangkal rambut. Pengembangan dari telur hingga dewasa memakan waktu sekitar tiga minggu. Bila semua telur menetas dan separuhnya (70 ekor) yang betina bertelur 140 buah, maka akan ada 9800 kutu rambut baru! Tak heran bila jumlah kutu rambut bisa meningkat sangat cepat.

Kutu rambut sering makan. Dalam sehari mereka bisa makan 6 sampai 12 kali. Rasa gatal dirasakan ketika kutu sedang makan. Garukan yang keras dapat menyebabkan infeksi sekunder di kulit kepala.

Kebanyakan telur, larva dan kutu rambut dewasa dapat ditemukan di daerah mahkota kepala (temporal dan oksipital). Bila kutu rambut berjumlah banyak, sebagian dapat menempel di bagian pinggir kepala. Kutu rambut tidak hanya bisa berada di kepala, tetapi juga pada kulit halus di telinga dan daerah leher.

Telur yang masih hidup berada di pangkal rambut, sedangkan selongsong telur dan telur mati dapat ditemukan pada jarak 2-3 cm dari akar rambut. Posisi telur di rambut dapat membantu menentukan durasi kejangkitan. Dengan tingkat pertumbuhan rambut rata-rata sekitar 0,5 mm per hari, dalam sebulan telur kutu akan berada sekitar 1-1,5 cm dari kulit.

Solusi kutu rambut

1. Metode manual

Metode yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan kutu rambut dan telur-telurnya adalah metode manual dengan sisir (serit). Untuk meningkatkan efektivitasnya, Anda dapat membasahi rambut dengan air cuka hangat (asam asetat) berkadar 5-10% sebelum menyisir kutu. Larutan ini dapat meloloskan rekatan telur pada rambut sehingga menjadi mudah lepas.

2. Metode kimia

Metode manual memakan waktu dan Anda harus sering mengulanginya beberapa kali sampai kutu rambut menghilang. Pada anak kecil di bawah dua tahun, metode ini sulit diterapkan karena mereka cenderung sulit diam. Metode yang lebih cepat dan efektif untuk menghilangkan kutu rambut adalah metode kimia dengan pedikulisida (racun kutu rambut) berbentuk cairan, krim atau lotion yang dirancang khusus untuk membunuh kutu.

Persyaratan umum pedikulisida adalah keselamatan bagi tubuh manusia. Di Indonesia, persyaratannya sama dengan untuk obat-obatan lain yang langsung dikenakan pada kulit. Mereka harus berdaya racun rendah, tidak menimbulkan sensitisasi, resorpsi dan iritasi. Bahan aktif pedikulisida yang terutama adalah insektisida jenis piretroid (permetrin, d-fenotrin, alletrin dll). Insektisida ini merusak sistem saraf serangga. Kutu rambut tidak mati seketika oleh pemberian obat, namun beberapa saat kemudian. Karena telur kutu rambut terlindungi oleh cangkangnya, mereka sulit mati oleh pedikulisida. Saat ini tidak ada produk pedikulisida yang membunuh 100% telur kutu. Kutu-kutu rambut bisa kembali muncul setelah telur-telur yang bertahan menetas dan berkembang biak. Anda mungkin perlu mengulangi pemberian pedikulisida dalam 7-10 hari kemudian.

Anda dapat mengkombinasikan metode kimia dengan metode manual untuk menghilangkan kutu rambut berikut telur-telurnya. Bila Anda tidak menyukai metode kimia dengan pedikulisida karena takut efek negatifnya, Anda mungkin dapat menggunakan alternatif terapi secara alami.

Tips

  • Jangan menggunakan pedikulisida secara berlebihan dan jangan mencampur penggunaan lebih dari satu produk. Gunakanlah sesuai instruksi agar tidak menimbulkan efek negatif bagi diri Anda dan tidak membuat kutu rambut resisten.
  • Jangan berkeramas menggunakan pedikulisida dengan air hangat karena pori-pori kulit kepala yang mengembang oleh panas dapat menyerap zat racunnya sehingga berbahaya bagi Anda.
  • Setelah penggunaan pedikulisida lebih dari dua kali dan kutu rambut tidak hilang, Anda mungkin perlu mengganti dengan jenis lain yang lebih efektif. Jangan terus memaksakan penggunaannya.

image: source

Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Tidak ada artikel terkait

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

10 Komentar utk “Cara Menghilangkan Kutu Rambut”

  1. CIPTA SARI says:
    11 December 2010 at 12:13 pm

    thank’z ea, atz tips’a, coz, q pnya kutu, gx tau drimana dpt…..
    thank’z bgt……

  2. kylia says:
    12 December 2010 at 2:29 pm

    tolong yah hilangin kutu yang ada di rambut ak soalnya gatal n perih kasih tips’a donk

  3. anti kutu says:
    15 December 2010 at 11:50 am

    udah coba pake obat neh. Tp mash aja ada..

  4. syazwani says:
    25 December 2010 at 11:24 am

    saye dulu2 x de kutu tapi skangg ade kutu bagaimana untuk menghilangkan nya

  5. Dian says:
    2 February 2011 at 10:17 pm

    berikan conoh obatnya dong udah gak kuat lagi nih gatalnya

  6. si_lalas says:
    24 February 2011 at 2:37 pm

    anak saya berganti2 kena kutu. waktu itu sekeluarga sudah pake peditox, semalaman, dengan kepala dibungkus handuk kecil. dari 4 anak, 3 terlihat ada kutu matinya. ada yang sedikit, ada yang banyak. tp sekarang kepala anak2 saya gatal2 lagi. sekilas ndak keliatan ada kutunya. untuk pake peditox lagi, harus tunggu 1 minggu supaya aman ya? klo peditox sudah ga mempan, merk apa lagi yang ada?

  7. vera says:
    25 February 2011 at 9:31 pm

    ea nih, gue gx tau dr 5n dtangnya ni kutu, bikin q jd pngen mrah aj..

  8. dianthrie says:
    4 March 2011 at 12:46 pm

    trimz yua tipz’nyua
    coz dacH g Tahan mA gTalNya nyIksa Bgt

  9. anti banget kutu says:
    6 March 2011 at 3:17 pm

    kutu sialan!!! bener2 nyiksa gue banget! trims tips nya!

  10. eira dax nakal says:
    12 April 2011 at 8:30 pm

    aq bnci kutu…..ssah glew nk menghlngkn kutu ea…bntng kcil tpi ssah nk mnghlngkn ……….

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.