21 May 2012
  • Tentang Kami
  • Kirimkan Artikel Anda
  • Home
MajalahKesehatan.com
  • PENYAKIT & KONDISI
    • Gangguan tidur
    • Gejala Penyakit
    • Gigi & Mulut
    • Imunologi
    • Infeksi
    • Kanker
    • Kardiovaskuler
    • Kesehatan Jiwa
    • Kesehatan mata
    • Kesehatan Pria
    • Kesehatan Wanita
    • Kulit & Kelamin
    • Masalah Kongenital
    • Pencernaan
    • Seks & Reproduksi
    • Saraf, otot & otak
    • THT
    • Tulang & Sendi
  • GAYA HIDUP
    • Perawatan tubuh
    • Olah raga
    • Pencegahan penyakit
    • Pengetahuan populer
    • Makanan sehat
    • Asuransi kesehatan
    • Puasa
  • IBU & BALITA
    • Kehamilan
    • Perawatan bayi
    • Makanan balita
    • Kesehatan Anak
  • OBAT
    • Pengetahuan obat
    • Obat alami
  • SUMBERDAYA
    • Download
    • Kalkulator Kesehatan
    • Kuis Kesehatan
    • Kamus Kesehatan
  • E-STORE
    • Makanan Kesehatan
    • Alat Kesehatan
  • KONTAK
    • Kirim Artikel
    • Kontak kami

7 Tips Memelihara Lemari Obat

Kategori: Pengetahuan obat Blm ada komentar

Lemari obat masih menjadi tempat penyimpan yang tak tergantikan untuk obat-obatan pribadi yang bersifat darurat maupun reguler. Agar lemari obat Anda benar-benar bermanfaat, Anda harus memperhatikan hal berikut:

  1. Obat-obatan harus disimpan di tempat kering dan sejuk, terhindar dari cahaya matahari. Panas matahari dapat menyebabkan salep dan krim mengering dan tablet salut atau kapsul mengurai dan berubah warna. Sebaiknya tidak menempatkan lemari obat di kamar mandi atau dapur, karena kelembaban kamar mandi dan suhu panas di dapur dapat merusak obat.
  2. Lemari obat harus benar-benar dijauhkan dari anak-anak. Kuncilah lemari obat dan letakkan di tempat yang tidak terjangkau anak
  3. Setidaknya setahun sekali, periksalah lemari obat Anda dan, jika perlu, lakukan pengisian ulang. Obat-obatan yang kadaluwarsa dan labelnya tidak terbaca harus dibuang.
  4. Selalu menjaga leaflet/label tetap ada bersama obatnya.
  5. Obat tetes mata harus disingkirkan dari lemari setelah pemakaian, karena isi botol yang sudah dibuka dapat terkontaminasi oleh bakteri dan menyebabkan infeksi serius atau iritasi bila digunakan lagi.
  6. Periksa secara teratur perban dan plester. Plester hanya berguna jika masih lengket, lentur dan bersih.
  7. Jangan memasukkan obat hewan ke dalam lemari obat. Obat-obatan untuk hewan harus disimpan secara terpisah, sehingga tidak berisiko salah konsumsi.
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites
  • Facebook
  • Google Buzz

Artikel terkait:

  • Bijaksana Memakai Antibiotik
  • Tips Cerdas Membaca Label Obat
  • Peran Perguruan Tinggi Farmasi Untuk Kemajuan Dunia Kefarmasian Indonesia
  • Hati-Hati Menggabungkan Herbal dengan Obat
  • THE DOCTORS: Resep Bugar Seumur Hidup

Berlangganan:

Anda menyukai artikel-artikel di situs ini? Kenapa tidak berlangganan saja lewat email? Bergabunglah dengan 3.000-an orang lain yang secara otomatis mendapatkan artikel baru dari situs ini ke email mereka.
Masukkan alamat e-mailmu:

Komentar ditutup.

Google
Arsip artikel

Kalkulator Kesehatan

Kuis Kesehatan

Kontak| Kirim Artikel| KamusKesehatan.com| KeluargaBerencana.com| BlogDokter.com| Herbalku.com| eStore

© Copyright 2012. MajalahKesehatan.com. All Rights Reserved.